Potensi Sumber Daya Manusia

0
122

Demografi

             Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk dengan luas wilayahnya. Kepadatan penduduk menunjukkan jumlah rata-rata penduduk pada setiap km2. Kepadatan penduduk dipengaruhi oleh fisiografis, keamanan, kebudayaan, biologis, dan psikologis serta berkaitan erat dengan peningkatan jumlah penduduk yang disebut dengan pertumbuhan penduduk.

Adapun penduduk di Desa Dungaliyo berjumlah 1966 jiwa, dengan rasio relative berimbang antara jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki dan jumlah yang berjenis kelamin perempuan yakni masing-masing 1015 dan 951 jiwa, dengan kata lain desa ini memiliki rasio sebesar 106 yang berarti bahwa untuk setiap 100 penduduk perempuan terdapat 106 enduduk laki-laki atau sebesar 49,15% perempuan dan 50,85% laki-laki (gambar 5). Sementara kepadatan penduduk desa Dungaliyo pada tahun 2019 adalah 1068 jiwa km2.

Gambar Persentase jumlah penduduk Laki-laki dan Perempuan di Desa Dungaliyo

 

            Struktur penduduk berdasarkan umur di Desa Dungaliyo tergolong sebagai penduduk dengan karakter konstruktif. Penduduk konstruktif di Desa Dungaliyo menggambarkan tingkat kelahiran yang lebih rendah dari tingkat kematian atau bersifat konstruktif. Penurunan tingkat kelahiran yang tajam menyebabkan pertumbuhan penduduk mengalami penurunan.

 

            Lembaga pendidikan yang berada di Desa Dungaliyo terbilang cukup lengkap, hal ini ditandai dengan adanya lembaga pendidikan dari usia dini hingga SMP yang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan dasar di desa ini. Pendidikan tentu menjadi hal yang penting dalam konteks pengembangan potensi di suatu wilayah. Pendidikan kemudian juga menjadi salah satu yang diperhatikan oleh pemerintahan Desa Dungaliyo serta masyarakat secara umum. Tingkat pendidikan di Desa Dungaliyo paling banyak berada di tingkat SD dan SMP sederajat, atau dikategorikan sebagai wilayah dengan tingkat pendidikan menegah ke bawah.

            Kondisi tingkat pendidikan masyarakat di Desa Dungaliyo kemudian juga berimplikasi pada beberapa aspek vital lain, antara lain partisipasi dalam kegiatan umum serta mata pencaharianyang dominan di Desa Dungaliyo itu sendiri. Selain tingkat pendidikan, hal lain yang juga masih bersinggungan adalah karakteristik social budaya yang didominasi oleh penduduk beragama islam, serta seluruh warga memiliki kewarganegaraan Indonesia.

 Ketenagakerjaan

            Ketenagakerjaan merupakan aspek yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia, karena mencakup dimensi ekonomi dan social. Oleh karenanya, setiap upaya pembangunan selalu diarahkan pada perluasan kesempatan kerja dan lapangan usaha, dengan harapan penduduk dapat memperoleh manfaat langsung dari pembangunan. Hal serupa juga berlaku untuk aspek ketenagakerjaan di Desa Dungaliyo, dimana kualitas angkatan kerja mampu mempengaruhi kondisi social dan ekonomi di desa tersebut.

Angkatan kerja adalah penduduk usia produktif yang sudah mempunyai pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan pada kisaran usia 15-64 tahun. Kualitas angkatan kerja tentunya dapat dinilai berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas, serta keberadaan tenaga kerja potensial dengan kondisi cacat mental maupun cacat fisik.

            Angkatan kerja di Desa Dungaliyo didominasi oleh lulusan SD,SMP, dan SMA seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dalam bahasan mengenai karakteristik penduduk, sehingga mayoritas penduduk lebih bersifat menjual tenaga dibandingkan produk olahan maupun kemamupuan spesifik lain. Mayoritas penduduk Desa Dungaliyo bermata pencaharian sebagai petani, baik petani pemilik lahan maupun buruh tani. Berikut merupakan jumlah penduduk Desa Dungaliyo berdasarkan mata pencaharian pokok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here