Potensi Kelembagaan

0
304
Illustration of education concept

Lembaga Pemerintahan

            Lembaga atau institusi adalah wadah untuk mengemban tugas dan fungsi tertentu dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Oleh karena itu keberadaan lembaga desa merupakan wadah untuk mengemban tugas dan fungsi Pemerintahan Desa. Tujuan penyelenggaraan pemerintahan Desa adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga tugas pemerintah desa adalah memberikan pelayanan (service) dan pemberdayaan (empowerment), serta pembangunan (development) yang seluruhnya ditujukan bagi kepentingan masyarakat. Lembaga pemerintahan merupakan lembaga yang memiliki peran dalam mengelola dan menagtur kegiatan pemerintahan dari tingkat tertinggi sampai tingkat terendah.

            Lembaga pemerintahan tertinggi di Desa Dungaliyo berada pada tingkat desa. Pucuk pimpinan tertinggi di tingkat Desa Dungaliyo dipegang oleh 1 orang Kepala Desa yang membawahi kepala-kepala dusun dan dibantu oleh beberapa aparat desa serta tenaga kepala urusan dan staf. Setiap aparat desa mengemban tugas yang berbeda sesuai dengan kemampuan yang dinilai oleh kepala desa. Salah satunya berdasarkan tingkat pendidikan seperti yang ditampilkan pada Tabel.

Tabel Tingkat Pendidikan Aparat Desa Dungaliyo

APARAT DESA TINGKAT PENDIDIKAN
Kepala Desa

Sekretaris Desa

Kaur Keuangan

Kaur Tata Usaha Umum

Kaur Perencanaan

Kasie Kesejahteraan Rakyat

Kasie Pemerintahan

Kasie Pelayanan

SLTA

SLTA

DIPLOMA

SLTA

SLTA

STRATA 1

SLTA

SLTA

Jika dilihat dari tingkat pendidikannya rata-rata pendidikan perangkat desa yang dimiliki oleh Desa Dungaliyo berada pada tingkatan sarjana paling tinggi dan paling rendah di tingkatan SD. Kondisi ini menandakan bahwa tingkat pendidikan aparat di Desa Dungaliyo masih rendah. Tingkat pendidikan sangat mempengaruhi kualitas aparat di dalam system pemerintahan desa sebab banyak hal yang perlu diatur dalam mengurusi masyarakat yang jumlahnya cukup banyak seperti di desa Dungaliyo ini. Namun pendidikan juga tidak semata-mata menjadi tolak ukur yang bisa membuat pemerintah desa menjadi baik akan tetapi perlu dikombinasikan dengan pengalaman bermasyarakat sehingga apa saja kebijakan yang dikeluarkan bisa terterima oleh masyarakat desa.

Badan Permusyawaratan Desa

            Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga desa sebagai perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Status kewenangan BPD pada tingkat desa diibaratkan sebagai lembaga parlemen desa. Fungsi utama BPD pada tingkat desa yaitu menyalurkan aspirasi, merencanakan APBDes, dan mengawasi pemerintahan desa. Sementara wewenang BPD yaitu membahas rancangan peraturan desa bersama Lurah Desa, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Lurah Desa, membentuk panitia pemilihan Lurah Desa, serta menggali, menampung, menghimpun, dan merumuskan aspirasi masyarakat. Pembentukan, kewenangan, dan fungsi BPD ini diatur dalam Undang-Undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Perda Kabupaten Gorontalo Nomor 14 Tahun 2007.

            Anggota BPD di Desa Dungaliyo merupakan perwakilan dari penduduk desa berdasarkan keterwakilan wilayah yang ditetapkan secara musyawarah dan mufakat.  Anggota BPD di Desa Dungaliyo berasal dari perwakilan ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama dan tokoh masyarakat lainnya. Masa jabatan anggota BPD di Desa Dungaliyo yaitu selama 6 tahun dan dpat diangkat/diusulkan kembali untuk 3 kali masa jabatan berikutnya. Peraturan mengenai anggota BPD diatur menyeluruh dalam Ketentuan Undang-Undang Desa Pasal 56.

Tingkat Partisipasi Politik

            Tingkat partisipasi politik dapat dilihat dari jumlah keikutsertaan warga masyarakat dalam kegiatan politik. Partisipasi politik dapat digunakan untuk melihat peran masyarakat dalam menentukan keberlanjutan kegiatan politik pemerintahan di wilayahnya. Berdasarkan data yang diperoleh, dapat diketahui bahwa jumlah penduduk yang memiliki hak pilih di Desa Dungaliyo sebanyak 1398 orang sementara jumlah penduduk yang menggunakan hak pilih pada pemilihan Umum 2019 yang lalu adalah 1431 orang. Dengan demikian tingkat partisipasi politik di Desa Dungaliyo memiliki nilai tinggi dimana dilihat pada data jumlah pemilih dan keikutsertaan masyarakat Desa Dungaliyo dalam kegiatan pemilu memiliki selisih yang cukup sempit.

Lembaga Pendidikan

            Kegiatan pada bidang pendidikan akan terus berlangsung dalam kehidupan masyarakat. Pada aman sekarang manusia dituntun untuk berpendidikan tinggi, karena dengan berpendidikan maka dapat mempengaruhi status social seseorang. Pendidikan adalah usaha sadar yang berlangsung secara terus menerus pada suatu proses pembelajaran dengan tujuan mengembangkan potensi manusia dalam tingkat kognitif, afektif, dan juga psikomotorik. Pendidikan merupakan salah satu sector esensial yang dikembangkan dan menjadi perhatian penting bagi penentu kebijakan. Pendidikan memiliki peran dalam memajukan kualitas sumber daya manusia disuatu wilayah. Indikator kualitas pendidikan salah satunya dapat dilihat dari potensi lembaga pendidikan. Keberadaan potensi lembaga pendidikan memegang peranan penting dalam memajukan kualitas pendidikan di suatu wilayah.

            Jumlah lembaga pendidikan yang terdapat di Desa Dungaliyo terbatas pada tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (table dibawah). Pendidikan dasar di Desa Dungaliyo sudah dapat dikatakan memenuhi syarat dimana jumlah lembaga pendidikan dasar yang sudah memenuhi proporsi kebutuhan pendidikan dengan jumlah penduduk.

Tabel  Pendidikan Formal yang berada di Desa Dungaliyo

Nama Jumlah Status Jumlah Tenaga pengajar Jumlah siswa
Paud

Tk

SD

SMP

SMA

1

1

1

1

1

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

Terdaftar

 

5

10

 

 

14

30

113

81

78

Lembaga Adat

             Lembaga Adat adalah lembaga desa yang menyelenggarakan fungsi adat istiadat dan menjadi bagian susunan asli desa yang tumbuh dan berkembang atas prakarsa masyarakat desa. Lembaga adat mempunyai tugas membantu pemerintahan desa dan sebagai mitra dalam memberdayakan, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat sebagai wujud pengakuan terhadap adat istiadat masyarakat desa. Desa Dungaliyo termasuk dalam salah satu desa yang masih mempertahankan beberapa adat istiadat dari nenek moyang.

Namun secara umum upacara adat di Desa Dungaliyo masih memiliki nilai-nilai agama yang memiliki arti filosofi tersendiri. Beberapa kegiatan adat yang masih dipegang dan dijalankan Di Desa Dungaliyo seperti kegiatan adat dalam perkawinan, memperingati hari kelahiran, memperingati kematian seseorang, kegiatan adat dalam kegiatan bercocok tanam, upacara adat dalam pengelolaan SDA, dan upacara adat dalam pembangunan rumah. Kegiatan seperti perkawinan, kelahiran dan kematian biasanya dilaksanakan pada tingkat individu sesuai dengan status dan gelar dari masing-masing pelaksana. Kegiatan adat dalam perkawinan, kelahiran dan kematian dilaksanakan tanpa adanya tuntutan dari lembaga adat dan dilaksanakan semata-mata untuk melestarikan kebudayaan setempat.

Lembaga Keamanan

             Penyelenggaraan keamanan dan ketentraman, ketertiban serta perlindungan masyarakat khususnya yang berada di lingkungan permukiman menjadi sangat penting untik menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Lembaga keamanan yang terdapat di Desa Dungaliyo terdiri dari Hansip dan Linmas. Jumlah Anggota Linmas 8 orang. Peran linmas adalah membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan social kemasyarakatan di Desa Dungaliyo. Selain terdapat lembaga keamanan, warga masyarakat Desa Dungaliyo juga ikut berperan aktif menjaga ketertiban dan keamanan desa Dungaliyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here