PLD Kec Dungaliyo Fasilitasi 10 KPM desa dalam Laporan Bulanan Stunting

1
695

Kecamatan Dungaliyo – Pendamping Lokal Desa  mensosialisasikan arti penting menjaga gizi anak dan pencegahan stunting. Balita dengan stunting yang tinggi masih banyak di pedesaan,

Lina Luawo menyatakan Kecamatan Dungaliyo terus bekerja keras menurunkan prevalensi stunting pada 10 desa Di Kecamatan Dungaliyo sampai tahun 2019.

Dalam acara rapat koordinasi KPM terkait laporan stunting Bulan September Oktober 2019 kec Dungaliyo yang berlangsung Di Aula Kantor Desa Dungaliyo,berharap Laporan stunting ini menjadi laporan KPM yg menjadi bahan nanti yang Akan Di bahas pada rapat Koordinasi PID tingkat Kabupaten . Laporan stunting ini Pula Akan kelihatan presentase capaian target pada akhir Tahun nanti untuk Kecamatan Dungaliyo yang nantinya Akan Di bahas pada musyawarah desa sebagai evaluasi “tuturnya.

Menurut Lina stunting dapat dicegah dengan melakukan berbagai aktivitas seperti minum tablet penambah darah, memberikan gizi yang baik.  “Dan turut peduli kesehatan lingkungan, seperti jamban sehat, sanitasi, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis menahun sejak dari awal kehamilan. Penyebab stunting, 30% masalah kesehatan, 70% masalah non kesehatan Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) Tahun 2018 angka stunting di Indonesia mengalami penurunan sebesar 6,4%. Dari angka 37,2% (Tahun 2013) menjadi 30,8% (Tahun 2018).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here